Percetakan Wisuda

Cara Mengatur Nomor Halaman Skripsi Berbeda di Setiap Bab: Romawi untuk Awal, Angka untuk Isi

By Ahlinya Dokumen Digital | July 4, 2026

Nomor halaman skripsi berbeda tiap bab adalah sistem penomoran dokumen akademik di mana bagian awal — mulai halaman judul hingga daftar isi — menggunakan angka Romawi kecil (i, ii, iii), sedangkan bab isi utama hingga daftar pustaka menggunakan angka Arab (1, 2, 3). Hampir semua panduan skripsi di perguruan tinggi Indonesia mewajibkan format ini untuk memisahkan bagian pendahuluan dari isi ilmiah secara formal.

Cara Mengatur Nomor Halaman Skripsi Berbeda Tiap Bab di Microsoft Word

Ringkasan Cepat Untuk membuat nomor halaman skripsi berbeda tiap bab di Word, kamu membutuhkan tiga langkah utama: (1) sisipkan section break Next Page di antara bagian Romawi dan Bab I, (2) matikan opsi Link to Previous di footer bagian kedua, dan (3) atur ulang format dan nomor awal secara terpisah di masing-masing section. Ketiga langkah ini memungkinkan satu file Word menampilkan dua sistem penomoran yang independen.

Banyak mahasiswa S1 yang baru menyelesaikan bab terakhir skripsinya justru panik di momen terakhir: format nomor halaman berantakan, angka Romawi muncul di bab isi, atau nomor halaman loncat tidak berurutan. Ini bukan masalah konten tulisan, melainkan murni soal teknis format — dan itulah yang paling sering membuat revisi berkepanjangan hanya karena hal yang sebenarnya bisa diselesaikan dalam 15 menit. Kalau kamu sedang menghadapi situasi ini, panduan di bawah akan membantu step by step.

Sebagai spoke dari panduan format skripsi Percetakan Wisuda, artikel ini fokus pada satu masalah teknis spesifik: cara membuat nomor halaman skripsi berbeda tiap bab di Word — dari nol, tanpa asumsi kamu sudah paham fitur section break.

Memahami Section Break: Kunci Penomoran Dua Format

Sebelum masuk ke langkah teknis, penting memahami mengapa section break diperlukan. Secara bawaan, Microsoft Word memperlakukan seluruh dokumen sebagai satu bagian tunggal — artinya header dan footer berlaku seragam dari halaman pertama hingga terakhir. Untuk mengubah format nomor halaman di tengah dokumen, kamu harus memecah dokumen menjadi beberapa section yang independen.

Ada empat jenis section break di Word, tapi untuk skripsi hanya satu yang relevan: Next Page. Section break ini sekaligus memulai bagian baru DAN halaman baru — persis seperti yang dibutuhkan untuk memisahkan halaman akhir daftar isi dari halaman Bab I.

Tips Aktifkan tampilan karakter tersembunyi (Ctrl+Shift+8 atau klik ¶ di tab Home) sebelum mulai bekerja dengan section break. Ini membantu kamu melihat posisi tepat setiap section break dan menghindari penghapusan yang tidak disengaja.

Perbedaan antara page break biasa dan section break Next Page sering menjadi sumber kebingungan. Page break hanya memindahkan konten ke halaman baru, sedangkan section break menciptakan "dokumen mini" yang bisa memiliki pengaturan header/footer, orientasi halaman, dan ukuran kertas sendiri. Inilah mengapa section break adalah fondasi dari nomor halaman skripsi berbeda tiap bab.

Langkah Demi Langkah: Menerapkan Dua Format Nomor Halaman

Berikut urutan lengkap yang bisa langsung kamu ikuti di Microsoft Word (berlaku untuk Word 2016, 2019, 2021, dan Microsoft 365):

1
Siapkan struktur dokumen. Pastikan seluruh isi skripsi sudah berada dalam satu file .docx. Bagian Romawi (halaman judul, abstrak, kata pengantar, daftar isi, daftar gambar, daftar tabel) harus ada di bagian awal, diikuti Bab I dan seterusnya.
2
Letakkan kursor di akhir halaman terakhir bagian Romawi. Biasanya ini adalah akhir halaman Daftar Tabel atau Daftar Singkatan — tepat sebelum Bab I dimulai. Jangan letakkan kursor di awal Bab I.
3
Sisipkan Section Break Next Page. Klik tab Layout (atau Page Layout di Word versi lama) → Breaks → pilih Next Page di bawah grup "Section Breaks". Sebuah tanda section break akan muncul jika mode ¶ aktif.
4
Dobel-klik area footer di halaman Bab I untuk masuk ke mode edit footer. Kamu akan melihat label "Footer -Section 2-" di pojok kanan atas area footer.
5
Matikan Link to Previous. Di tab Header & Footer yang muncul, klik tombol Link to Previous hingga tidak lagi berwarna (tidak aktif). Langkah ini KRITIS — tanpa mematikan opsi ini, perubahan apapun di Section 2 akan mengubah Section 1 juga.
6
Atur format nomor halaman di Section 2. Klik InsertPage NumberFormat Page Numbers. Pilih format angka Arab (1, 2, 3), centang Start at, isi 1. Klik OK, lalu sisipkan field nomor halaman di posisi yang diinginkan.
7
Kembali ke Section 1 dan atur format Romawi. Dobel-klik footer di halaman mana saja yang termasuk bagian Romawi. Ulangi: InsertPage NumberFormat Page Numbers, pilih format i, ii, iii, dan atur Start at i. Sisipkan field nomor halaman.
8
Verifikasi dan tutup mode edit header/footer dengan dobel-klik di luar area footer atau klik Close Header and Footer. Periksa beberapa halaman di tiap section untuk memastikan format sudah benar.
Penting Jika halaman judul tidak boleh menampilkan nomor (dihitung tapi tidak tercetak), aktifkan opsi Different First Page di tab Header & Footer saat berada di Section 1. Ini menyembunyikan nomor di halaman pertama section tersebut tanpa menggeser urutan penomoran.

Dengan delapan langkah ini, format nomor halaman skripsi berbeda tiap bab sudah berjalan. Selanjutnya, kita lihat tabel perbandingan format yang sering membingungkan mahasiswa.

Perbandingan Format Nomor Halaman: Mana yang Benar untuk Skripsimu?

Panduan Format Nomor Halaman Berdasarkan Bagian Dokumen Skripsi
Bagian DokumenFormat NomorPosisi UmumHalaman Judul Tampil?
Halaman Juduli (Romawi)Bawah tengahTidak (tersembunyi)
Abstrak / Abstractii (Romawi)Bawah tengahYa
Kata Pengantariii (Romawi)Bawah tengahYa
Daftar Isiiv–v (Romawi)Bawah tengahYa
Daftar Gambar / Tabelvi–… (Romawi)Bawah tengahYa
Bab I – Pendahuluan1 (Arab)Bawah kanan / tengahYa
Bab II – dst.Lanjut dari Bab IBawah kanan / tengahYa
Daftar PustakaLanjut (Arab)Bawah kanan / tengahYa
LampiranLanjut atau A-1 *Bergantung kampusBergantung kampus

* Format lampiran (A-1, B-1, atau lanjut angka Arab) sangat bervariasi. Selalu rujuk panduan program studimu.

.lbl { font-family: 'Segoe UI', Arial, sans-serif; } SECTION 1Halaman JudulAbstrakKata PengantarDaftar Isi / Gambar / Tabeli, ii, iii …Section BreakNext Page + Link to Previous OFFSECTION 2Bab I – PendahuluanBab II – Tinjauan PustakaBab III – IV – VDaftar Pustaka1, 2, 3 …
Diagram alur dua section skripsi: Section 1 (angka Romawi) dan Section 2 (angka Arab) dipisahkan oleh Section Break Next Page.

Masalah Umum dan Cara Mengatasinya

Setelah mengikuti langkah di atas, ada beberapa masalah yang kerap masih muncul. Berikut daftar masalah paling umum beserta solusinya:

Troubleshooting Nomor Halaman Skripsi di Word
GejalaPenyebabSolusi
Nomor halaman di Bab I tidak mulai dari 1Opsi "Start at" belum diatur di Section 2Format Page Numbers → centang Start at → isi 1
Format Romawi berubah menjadi Arab di seluruh dokumenLink to Previous masih aktif saat mengubah formatMatikan Link to Previous di Section 2 sebelum mengubah format Section 1
Halaman judul menampilkan nomor "i"Different First Page belum diaktifkanAktifkan Different First Page di tab Header & Footer saat di Section 1
Section break terhapus saat mengedit teksSection break tidak terlihat, terhapus tidak sengajaAktifkan tampilan ¶, cari posisi section break, sisipkan ulang
Halaman awal Bab II tiba-tiba berganti formatAda section break tersembunyi yang tidak disengajaAktifkan ¶, hapus section break berlebih yang tidak diperlukan
Kami tidak menulis isi skripsimu — kami memastikan formatnya berbicara seprofesional argumenmu. Penomoran halaman yang rapi adalah salah satu sinyal pertama yang dilihat dosen penguji sebelum membaca satu kalimat pun. Percetakan Wisuda

Salah satu pengalaman yang paling sering kami temui di layanan format skripsi kami adalah mahasiswa yang sudah benar mengikuti langkah section break, tapi lupa mematikan Link to Previous di header — bukan di footer. Jika skripsimu memiliki nomor halaman di header (bukan footer), pastikan kamu masuk ke mode edit header dan mematikan Link to Previous di sana juga. Header dan footer adalah dua elemen yang independen.

Checklist Format Nomor Halaman Skripsi Sebelum Dikumpulkan

Simpan daftar periksa ini sebagai pengingat sebelum mencetak atau mengirim file ke percetakan:

  • Halaman judul tidak menampilkan nomor (tersembunyi), tapi terhitung sebagai halaman i
  • Abstrak dan kata pengantar menampilkan angka Romawi kecil (ii, iii, …)
  • Daftar isi, daftar gambar, dan daftar tabel menampilkan angka Romawi secara berurutan
  • Bab I halaman pertama menampilkan angka Arab 1
  • Penomoran Arab berlanjut tanpa terputus hingga daftar pustaka
  • Posisi nomor halaman (tengah bawah / kanan bawah) konsisten sesuai panduan kampus
  • Tidak ada section break ganda atau berlebih yang menyebabkan halaman kosong tak perlu
  • Format sudah diverifikasi dalam mode Print Preview sebelum dicetak
Saran Berbagi Kalau panduan ini membantu, bagikan ke teman satu angkatanmu yang sedang revisi format — masalah nomor halaman ini hampir universal dan solusinya sama untuk semua.

Setelah format penomoran selesai, langkah logis berikutnya adalah memastikan daftar isi otomatis sudah sinkron dengan heading terbaru — topik yang kami bahas tuntas di artikel saudara berikut.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa itu nomor halaman skripsi berbeda tiap bab dan mengapa diperlukan?

Nomor halaman skripsi berbeda tiap bab adalah sistem penomoran di mana bagian awal (halaman judul, abstrak, daftar isi) menggunakan angka Romawi kecil (i, ii, iii), sementara bab isi menggunakan angka Arab (1, 2, 3). Sistem ini diwajibkan hampir semua kampus karena memisahkan bagian pendahuluan dari isi utama secara formal dan profesional.

Bagaimana cara membuat section break di Word agar nomor halaman skripsi bisa berbeda?

Letakkan kursor di akhir halaman terakhir bagian Romawi, lalu masuk ke tab Layout > Breaks > Next Page. Section break ini memisahkan dokumen menjadi dua bagian independen. Setelah itu, klik header/footer di bagian kedua, matikan opsi Link to Previous, lalu atur nomor halaman baru mulai dari 1 dengan format angka Arab.

Kenapa nomor halaman skripsi saya tidak mau berubah meskipun sudah diubah formatnya?

Penyebab paling umum adalah opsi Link to Previous yang masih aktif di header atau footer bagian kedua. Selama tombol ini aktif, perubahan di satu section akan mengikuti section sebelumnya. Dobel-klik area footer, pastikan tombol Link to Previous dalam keadaan tidak aktif (tidak berwarna), baru ubah format nomor halaman.

Apakah halaman judul dan halaman pernyataan perlu diberi nomor halaman Romawi?

Bergantung pada panduan kampus masing-masing. Umumnya halaman judul dihitung sebagai halaman i tetapi tidak menampilkan nomor, sedangkan halaman abstrak dan daftar isi menampilkan nomor Romawi secara eksplisit. Selalu cek buku pedoman skripsi program studimu karena ketentuannya bisa berbeda antar kampus.

Berapa banyak section break yang dibutuhkan untuk format nomor halaman skripsi yang lengkap?

Minimal dua section break: satu di antara bagian Romawi dan Bab I, dan satu lagi jika ada bagian lampiran yang ingin diformat berbeda. Jika tiap bab harus mulai dari nomor berbeda atau dari halaman baru dengan format khusus, tambahkan section break di awal setiap bab. Semakin terstruktur pembagiannya, semakin mudah mengontrol penomoran secara mandiri.

Berdasarkan pengalaman menangani ribuan file skripsi selama lebih dari 20 tahun, masalah nomor halaman skripsi berbeda tiap bab hampir selalu bersumber dari tiga hal: section break yang belum disisipkan, Link to Previous yang masih aktif, atau format nomor halaman yang belum disetel ulang di tiap section secara terpisah — bukan karena keterbatasan Word, melainkan karena urutan langkahnya mudah tertukar.

Ringkasan & Langkah Berikutnya

Nomor halaman skripsi berbeda tiap bab bukan fitur tersembunyi Word yang sulit ditemukan — melainkan kombinasi tiga pengaturan yang harus dilakukan dalam urutan yang tepat: section break, Link to Previous, dan format nomor per section. Dengan panduan di atas, delapan langkah itu bisa kamu selesaikan dalam waktu kurang dari 20 menit, bahkan untuk dokumen skripsi setebal 100 halaman lebih.

Jika setelah membaca panduan ini formatmu masih belum beres, kemungkinan besar ada section break ganda tersembunyi atau konflik pengaturan yang butuh diperiksa satu per satu. Baca juga artikel saudara kami: Panduan Lengkap Merapikan Skripsi agar Siap Diajukan dan Kenapa Daftar Isi Skripsi Tidak Muncul Otomatis di Word? untuk menyelesaikan format secara menyeluruh sebelum sidang.

Untuk masalah format yang lebih kompleks — terutama jika skripsimu sudah mendekati deadline dan tidak ada waktu untuk trial and error — tim kami siap membantu merapikan dokumenmu sesuai standar kampus. Lihat layanan lengkap kami di halaman tahap akhir skripsi.

Format penomoran masih bingung? Konsultasikan skripsimu.

Kamu juga bisa membaca kebijakan privasi kami untuk memahami bagaimana kami menjaga keamanan file dokumenmu.